Aplikasi Jutenet Sebagai Pengendali Erosi

A. Erosi dan Dampaknya terhadap Lingkungan

Erosi adalah terkikisnya tanah atau bagian-bagian tanah dari suatu tempat ke tempat yang lain. Erosi dapat disebabkan oleh curah hujan, vegetasi, kondisi tanah, kemiringan lereng, jenis penutup lahan, maupun ulah manusia. Erosi terjadi melalui dua tahap, pada tahap pertama yaitu penghancuran partikel tanah, dan tahap kedua yaitu pengangkutan partikel tanah yang telah hancur. Erosi dapat memberikan dampak, yaitu kehilangan nyawa, kehilangan tempat tinggal, terputusnya jalur transportasi, dan kerusakan infrastruktur.

B. Jutenet Sebagai Pengendali Erosi Efektif

Jutenet adalah material yang terbuat dari serat jute yang didapatkan dari kulit batang tanaman. Serat jute memiliki diameter 5,5 hingga 25 μm dan panjang serat 0,8 hingga 6 mm (Referensi). Serat jute memiliki sifat kuat, kasar, elastis, dan harganya murah. Jutenet berbentuk jaring atau seperti net. Jutenet dapat digunakan sebagai pengendali erosi untuk lereng dengan kemiringan > 30°. Jutenet dapat digunakan sebagai pengendali erosi pada lereng dan mendukung media tanam metode hydroseeding. Hydroseeding adalah metode penanaman dengan menggunakan campuran yang terdiri dari biji tanaman, bahan perekat, mulsa, air, dan pupuk. Jenis tanaman yang sering digunakan dalam hydroseeding yaitu jenis rumput dan tanaman kacang-kacangan. Sedangkan, mulsa yang sering digunakan dalam campuran hydroseeding yaitu mulsa jerami, limbah serutan kayu, limbah kertas, dan sekam padi. Hydroseeding membantu stabilisasi tanah dan mengurangi erosi. Jutenet cocok dikombinasikan dengan hydroseeding, karena jutenet akan membantu percepatan pertumbuhan tanaman yang akan memperkuat tanah. Jutenet juga dapat dikombinasikan dengan material geotextile lainnya untuk memberikan perkuatan lebih. Apabila ditemukan lereng dengan kemiringan yang tajam, maka jutenet juga dapat dikombinasikan dengan jerami dan posisi jutenet berada di atas jerami, seperti gambar di bawah ini.

Sifat Serat Jute:
• Mempunyai kekuatan dan kekilauan tingkat sedang, tetapi mulurnya sangat rendah dan getas.
• Tekstur serat kasar, sehingga membatasi kehalusan benang.
• Memiliki sifat higroskopis (mampu menyerap kelembapan atau uap air secara langsung) lebih tinggi jika dibanding serat selulosa yang lain.
• Serat jute tidak tahan terhadap lipatan-lipatan.

Kelebihan Jutenet
• Pemasangan jutenet mudah dan dapat disesuaikan dengan kontur yang ada.
• Ringan, kokoh, praktis, dan simpel.
• Jutenet berbahan dasar serat alami, sehingga lebih ramah lingkungan dan biodegradable (dapat terurai secara alami).
• Kemasan berbentuk compact sehingga memudahkan serta menghemat biaya transportasi dan penyimpanan.

Untuk Informasi Spesifikasi dan Harga Geomembrane HDPE silahkan hubungi kami