1. Pendahuluan

GEOGRID adalah geosintetik berbentuk seperti jaring dengan bukaan yang memungkinkan terjadinya interlocking antara material timbunan gravel untuk memberikan lapisan perkuatan pada konstruksi timbunan dengan beban berat baik untuk jalan raya, jalan kereta api, runway,     dinding penahan tanah, perkuatan lereng, container yard, dll.

 

2. Aplikasi Geogrid

Geogrid dapat diaplikasikan di berbagai bangunan konstruksi seperti :

  1. Landfill
  2. Perkuatan tanah pada lereng
  3. Abutment jembatan
  4. Bendungan
  5. Berm
  6. Earth dam
  7. Penanganan Longsoran
  8. Stabilitas tanggul
  9. Jalan raya
  10. Jalan kereta api
  11. Statiun kereta api
  12. Bandar udara
  13. Retaining walls
  14. Concrete floors and foundation

3. Tipe Geogrid

 

Geogrid adalah produk polimer yang dibentuk dengan menggabungkan frame atau tulangan. Geogrid memiliki ruang terbuka besar yang juga dikenal sebagai “bukaan lubang”. Arah tulangan disebut sebagai searah mesin (md),   berorientasi pada arah proses pembuatan dan arah mesin silang (cmd) yang saling tergantung dengan arah tulangan mesin. Geogrid dibuat dari bahan   polimer, terdapat tiga polimer sebagai bahan utama geogrid yaitu polypropylene (PP), High Density polyethylene (HDPE) dan polyester (PET).

Terdapat 2 metode dalam pembuatan geogrid yaitu :

  1. Metode pembuatan yang pertama yaitu terdiri dari mengekstrusi selembar plastik datar, material dasarnya berupa high density polyethylene (HDPE) ataupun Polypropylene (PP), dengan membuat pola lubang terkontrol (bukaan lubang), dan menarik lembaran di kedua arah, mengorientasikan polimer, untuk menghasilkan kekuatan tarik. Namun, ada sedikit orientasi di antara persimpangan. Geogrid dengan material dasar high density polyethylene (HDPE) dibuat untuk tipe Geogrid Uniaxial sedangkan material dasar polypropylene (PP) dibuat untuk tipe geogrid Biaxial.

Gambar 1 Geogrid Polypropylene (PP)

Gambar 2 Geogrid High Density Polyethylene (HDPE)

2. Metode kedua adalah mengambil benang polyester (PET) atau polypropylene (PP) dengan kekuatan tinggi yang biasanya dipilin. Benang tunggal kemudian dianyam atau dirajut membentuk persimpangan fleksibel. Produk ini juga dilapisi dengan polyvinyl      chloride (PVC), bahan bitumen ataupun lateks.

Gambar 3 Geogrid Polyester (PET)

4. Penutup

Demikian artikel ini kami buat semoga dapat membantu Anda dalam memilih material Geogrid  sebagai perkuatan pada jalan. PT. Geosintetik Mandiri Indonesia bergerak dibidang supplier geosintetik, menjual Geogrid sebagai lapis perkuatan pada jalan.

 

Hubungi kami

Form Customer PT. Geosintetik Mandiri Indonesia

3 + 11 =

PT. GEOSINTETIK MANDIRI INDONESIA

Rosewood Garden No.1

Jl. Jatibening II, Bekasi 17412

021 – 85513955

021 – 85517828

0811 9555 699

0812 1307 0025

0812 1307 0024

office@geosintetik-indonesia.com

Office Call

Marketing Call